Bikin Bisnis Melesat, Tanpa Tersesat!

Banyak yang berjualan online gagal meskipun mereka sudah baca buku dan ikut training. Anda mengalaminya?

Mereka menyerah begitu saja saat sudah memulai dikarenakan banyak faktor. Jika itu terjadi pada Anda, apa yang akan dilakukan?

Membuka wawasan baru dan menerapkan standar yang jelas adalah langkah pertama dalam membangun bisnis, langkah berikutnya adalah memastikan Anda disiplin menjalankannya.

Mempunyai produk bagus saja belum cukup, Anda perlu mengetahui bagaimana cara promosi yang murah meriah agar konsumen membeli dari Anda dengan hasil maksimal.

Lewat buku ini Anda akan mempelajari sekaligus mempraktikkan:

  • Langkah Mudah Bagaimana Jualan yang Efektif di Facebook
  • Membuat Target Mingguan, Bulanan dan Tahunan dengan Mudah
  • Membangun Sistem Bisnis yang Solid dengan Standar Baku
  • Mengevaluasi Kinerja untuk Mendapatkan Pencapaian yang Lebih Tinggi
  • Strategi Mengelola Tim Bisnis agar tidak Mudah Baper
  • Mempengaruhi Calon Pembeli agar Semakin Baper dengan Produk Anda
  • Cara Elegan Mendatangkan Premium Market
  • Ayo Jualan Palugada!
  • Follow-Up, Pentingkah?
  • "Saya Tanya Suami dulu, yaa.."
Bagian Isi
Bagian Planner
Daftar isi

Profil Penulis

Ki jendral2

Ki Jendral Nasution

Seorang pengangguran Profesional. Tahun 2015 memformulasi sebuah metode penjualan bernama Covert Selling, lalu menghadirkan kelas-kelas online & offline tentang Covert Selling. Tahun 2016 menerbitkan sebuah buku berjudul ‘Mantra Covert Selling’ dengan tagline ‘Sebuah buku penjualan paling jelek se-alam semesta’. Tahun 2017 menerbitkan buku yang berjudul #JLEB. Buku ini memfokuskan membangun mindset bisnis online.

WhatsApp Image 2018-02-01 at 1.47.11 PM

Lya Herlyanti

Setelah menyelesaikan studinya di Belanda dan Swedia, ia memutuskan untuk pulang ke Indonesia. Berniat mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajarinya di jurusan International Business & Management Studies. Beliau juga seorang Certified NLP Coach (by INLPS) di tahun 2017. Kesibukan lainnya, ia masih menjadi konsultan manajemen dan SOP bagi UMKM.

fuadhasan

Fuad Hasan

Menyamar sebagai seorang Digital Marketer. Orang banyak mengenalnya sebagai praktisi Facebook Advertising. Kesibukannya menggembalakan rasa syukur yang dia terima supaya beranak pinak. Lewat buku Bisnis Dagboek Ia ingin berbagi kepada Anda tentang bagaimana menggunakan Facebook dengan bahagia dan sekaligus menghasilkan.

F.A.Q Buku Bisnis Dagboek

Dagboek diambil dari bahasa Belanda, yang berarti: buku harian.

Jadi gini. Konsep buku Bisnis Dagboek ini memang dua muka sama-sama depan. Tidak ada halaman belakangnya. Karena satu muka adalah awal dari agenda/planner. Dan satu mukanya lagi untuk mengawali artikel. Jadi kayak two in one gitu kakaaaak. Bukan hanya shampoo yang bisa. Haha.

– Sampul Hard Cover 4/0
– Ukuran 13 x 19 cm,
– Isi 328 hal
– Isi Book Paper 55 gsm

1. Personal Information
2. My Goals 2018
3. My Own Quotes
4. Calender 2018
5. Weekly To Do
6. Let’s Do This
7. Social Media Updates
8. Target Daily & Weekly
9. Free note
10. 2018 Achievements
11. 2019 Plans
12. Doodle page

Fuad Hasan
✅Facebook Harta Karun Tersembunyi di Dunia Online
✅Banyak Teman Banyak Peluang
✅Menambah Target Market
✅Pintu Gerbang Kesukaan Pembeli
✅Update Status, Dapat Fulus
✅Lipat Gandakan Potensi Penghasilan dengan Cara Elegan
✅Tuliskan Penghasilanmu Sendiri
✅Quantum Rezeki

Lya Herlyanti
🔍Urgensi Membangun Tim Bisnis
🔍Bikin Sistem, Perlu Enggak, Sih?
🔍Membangun Sistem, Mulai dari Mana?
🔍Yuk, Bikin SOP yang ‘Lezat’
🔍Kapan Hire? Kapan Fire?
🔍Keeping Track
🔍Loyal, sih, Tapi Kok Enggak Produktif, ya?

Ki Jendral Nasution
✅Meningkatkan Kebaperan Calon Pembeli
✅Follow-up, Pentingkah?
✅Penjual Sanguinis
✅ “Saya tanya suami dulu, ya…”
✅Membidik Premium Market
✅Ayo Jualan Palugada!
✅Traveling, Research dan Market Reach

Karena buku ini berisi 2 hal yang penting, yaitu:

1. Menulis rencana harian di agenda/planner
2. Membaca tulisan sambil nyemil ringan

Eh, katanya melek literasi itu artinya bisa membaca dan menulis lho.

Untuk Anda yang memiliki keinginan untuk berubah lebih baik di 2018. Boleh dipinjamkan sih, tapi nanti itu agendanya jadi kosong. Jadi mending satu orang punya satu.

Jangan pinjam-pinjam, karena kalau pinjam buku nanti disuruh nulis sajak cinta (kata Iwan Fals, lho)

Akibatnya, mesti merogoh kocek lebih dalam nanti kalau sudah harga normal. Belum lagi waktu kamu makin lama dapetin buku ini.

Terus mungkin bisa tersesat dalam labirin bisnis. Yang katanya di 2018 mau lebih baik, mana suaranyaaaa?

Harga Normal Rp. 250.000